catatangol.id – Persaingan di BRI Super League semakin memanas setelah pertandingan yang mempertemukan Dewa United dan Persib Bandung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Senin (20/4/2026). Laga ini berakhir dengan hasil imbang 2-2, yang memberikan dampak besar bagi persaingan di papan atas klasemen.
Pertandingan yang Penuh Ketegangan
Dewa United, yang bermain di kandang, memulai laga dengan penuh semangat. Tim asuhan Rasiman ini menunjukkan kualitas permainan yang solid, meskipun harus berhadapan dengan tim sebesar Persib Bandung yang datang dengan ambisi besar untuk meraih tiga poin demi menjaga peluang mereka meraih gelar juara.
Babak pertama berlangsung sengit dengan kedua tim saling menyerang. Persib lebih dulu unggul lewat gol dari striker andalan mereka, David Da Silva, pada menit ke-27. Memanfaatkan umpan dari lini tengah, Da Silva dengan tenang mencetak gol pertama untuk Persib, memberi mereka keunggulan 1-0.
Namun, Dewa United tidak menyerah begitu saja. Tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-42 melalui gol yang dicetak oleh penyerang Ezechiel N’Douassel. N’Douassel memanfaatkan kelengahan lini belakang Persib setelah sebuah tendangan bebas yang dieksekusi dengan baik dan diteruskan ke kotak penalti. Sundulannya menghujam deras ke gawang Fitrul Dwi Rustapa, yang tak mampu menghalau bola.
Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir. Babak kedua semakin panas, dengan kedua tim saling jual beli serangan. Persib mencoba untuk kembali memimpin lewat beberapa peluang yang dimiliki, tetapi serangan mereka lebih sering kandas di hadapan barisan pertahanan Dewa United.
Pada menit ke-68, Dewa United berbalik unggul setelah gelandang Andri Syahputra menambah gol kedua mereka. Berawal dari serangan balik cepat, Andri memanfaatkan bola rebound yang terjadi akibat tembakan keras dari luar kotak penalti yang sempat mengenai mistar gawang. Gol ini membuat Dewa United memimpin 2-1.
Namun, keberuntungan masih berpihak pada Persib. Mereka berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-75 melalui aksi brilian dari Ciro Alves, yang menyelesaikan umpan dari sisi kiri lapangan. Tendangan kerasnya mengarah ke pojok kiri bawah gawang, dan meskipun kiper Dewa United, Andre Fitriono, berusaha keras untuk menahan bola, ia tak mampu mencegah gol tersebut. Kedudukan kembali imbang 2-2.
Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini membuat kedua tim harus puas berbagi angka, dan persaingan di papan atas klasemen BRI Super League semakin ketat.
Dampak Hasil Imbang untuk Persib dan Dewa United
Bagi Persib Bandung, hasil imbang ini merupakan kekecewaan besar. Dengan ambisi mereka untuk mengejar Arema FC yang memimpin klasemen, hasil ini jelas tidak menguntungkan. Persib kini tertahan di posisi ketiga dengan 56 poin, tertinggal lima poin dari pemimpin klasemen sementara. Mereka masih memiliki peluang untuk mengejar posisi pertama, tetapi langkah mereka kini semakin berat.
Pelatih Luis Milla, setelah pertandingan, menyatakan kekecewaannya. “Kami sudah bekerja keras untuk meraih tiga poin, tetapi kami kurang beruntung. Dewa United tampil sangat solid, dan kami gagal memanfaatkan peluang yang ada. Kami harus segera fokus untuk laga-laga berikutnya,” ujar Milla dalam konferensi pers pasca-pertandingan.
Sementara itu, Dewa United patut merasa puas dengan hasil imbang ini. Meskipun tidak meraih kemenangan, hasil 2-2 melawan tim sekelas Persib merupakan hasil yang baik bagi mereka. Tim besutan Rasiman ini kini berada di posisi ketujuh dengan 42 poin, dan semakin memperlihatkan bahwa mereka bukan tim yang mudah untuk dikalahkan. Dengan beberapa pertandingan sisa, Dewa United berpotensi melaju ke zona Asia jika mereka mampu mempertahankan performa mereka.
Perebutan Papan Atas Semakin Ketat
Dengan hasil imbang ini, persaingan di papan atas BRI Super League semakin ketat. Arema FC, yang memimpin klasemen dengan 61 poin, semakin terancam oleh pergerakan tim-tim di bawahnya. Persebaya Surabaya, yang saat ini berada di posisi kedua dengan 59 poin, kini hanya terpaut dua poin dari Arema, sementara Persib tertinggal lebih jauh dengan 56 poin.
Persebaya, yang baru saja meraih kemenangan 3-1 atas Borneo FC, semakin menunjukkan kualitas mereka sebagai pesaing kuat di papan atas. Sementara itu, tim-tim seperti Bali United, Persija Jakarta, dan Madura United juga masih berpeluang untuk memperbaiki posisi mereka dan bersaing untuk posisi yang lebih tinggi.
Perebutan gelar juara musim ini akan semakin memanas seiring berjalannya waktu. Tim-tim besar seperti Arema, Persebaya, dan Persib harus terus menunjukkan konsistensi mereka di sisa pertandingan agar tidak kehilangan peluang untuk merebut trofi juara BRI Super League.
Reaksi Dewa United
Bagi Dewa United, hasil imbang ini juga cukup berarti meskipun mereka gagal meraih kemenangan. Tim ini semakin menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang sulit dikalahkan, bahkan oleh tim besar. Dewa United kini berada di posisi ketujuh klasemen dengan 42 poin, dan mereka masih memiliki peluang untuk melaju ke zona Asia jika bisa mempertahankan performa mereka dalam beberapa pertandingan berikutnya.
Pelatih Rasiman juga menyampaikan rasa bangganya atas performa timnya. “Kami bermain sangat disiplin dan tampil solid dalam menghadapi tim sekelas Persib. Ini adalah hasil yang positif, meskipun kami sangat ingin menang,” ujar Rasiman.
Hasil imbang antara Dewa United dan Persib Bandung menambah ketegangan dalam perebutan gelar juara BRI Super League musim ini. Persaingan di papan atas semakin ketat dengan perbedaan poin yang tipis antar tim-tim besar. Meskipun Persib gagal meraih kemenangan, mereka masih memiliki peluang untuk mengejar posisi puncak, tetapi mereka harus segera meningkatkan permainan mereka. Dewa United, meskipun hanya meraih satu poin, terus menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Laga-laga mendatang akan menjadi penentu apakah Arema, Persebaya, atau tim lain akan keluar sebagai juara atau apakah Persib akan bangkit untuk mengejar ketertinggalan mereka.